Materi Kuliah, Pengetahuan Umum

Close
Rabu, 24 Februari 2016

Pengelompokan atau Klasifikasi Tumbuhan

Pada kesempatan kali ini Kuliah.Info akan membahas klasifikasi tumbuhan atau pengelompokan tumbuhan. Berdasarkan klasifikasi lima kingdom, kingdom Plantae (Tumbuhan) dibagi menjadi beberapa filum, yaitu lumut (Bryophyta), Paku-pakuan (Pteridophyta), dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Berdasarkan morfologi atau susunan tubuh tumbuhan dapat dibedakan lagi menjadi dua kelompok besar yaitu :

  1. Thallophyta : Tumbuhan tidak berpembuluh yang meliputi lumut (Bryophyta).
  2. Tracheophyta : Tumbuhan berpembuluh yang meliputi paku-pakuan (Pteridophyta), dan tumbuhan biji(Spermatophyta). Kelompok ini bisa juga disebut Kormophyta/ tumbuhan kormus, yaitu tumbuhan yang sudah mempunyai akar, batang, dan daun yang sebenarnya. Kormophyta dibedakan menjadi Kormophyta berspora misalnya tumbuhan paku, dan Kormophyta berbiji misalnya tumbuhan berbiji.

Klasifikasi Tumbuhan

Klasifikasi Tumbuhan

1.  Thallophyta

Thallophyta adalah kelompok tumbuhan yang tidak berpembuluh dan belum memiliki akar, batang, dan daun yang nyata misalnya lumut (Bryophyta).

Thallophyta

Tumbuhan lumut (Bryophyta) belum menampakkan ciri adanya akar sejati. Sederetan sel-sel yang menyerupai rambut, menggantikan fungsi akar yang belum dimilikinya. Inilah yang disebut rizoid (akar semu) yang fungsinya adalah menyerap air dan zat hara dari tempat hidupnya. Rizoid juga berfungsi untuk melekatkan tubuh lumut pada tempat hidupnya.

Batang dan daun sejati belum ditemukan pada lumut, hanya pada lumut daun telah menunjukkan kemajuan dengan adanya struktur batang dan daun sederhana, tanpa jaringan pengangkut.

Lumut sering ditemui di tempat yang teduh dan lembab, seperti tembok, permukaan batuan, genteng, dan kulit pohon. Di tempat yang miskin zat organik pun Lumut tetap bisa hidup, asalkan ada kelembapan yang cukup di tempat itu. Karena sifat toleran yang sangat tinggi tersebut, maka lumut dapat tumbuh dimana-mana. Inilah mengapa lumut disebut sebagai tumbuhan kosmopolit yaitu dapat hidup diberbagai lingkungan.


2.  Tracheophyta dan Kormophyta

Tracheophyta adalah kelompok tumbuhan yang telah memiliki sistem-sistem pembuluh yang jelas dan khas untuk menyalurkan hara/nutrien dari tanah oleh akar ke bagian tajuk serta untuk menyalurkan hasil fotosintesis dan metabolisme dari daun ke bagian-bagian lain tubuhnya.

Kormophyta adalah kelompok tumbuhan kormus yaitu tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun yang sebenarnya.

Tracheophyta dan Kormophyta memiliki anggota yang sama yaitu tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

2.1.  Pteridophyta

Pteridophyta adalah istilah lain dari tumbuhan paku, tumbuhan ini memberikan ciri yang lebih maju. Pada tumbuhan paku sudah ditemukan akar, batang, dan daun yang sebenarnya.

Pteridophyta

Batang tumbuhan paku mempunyai pembuluh/berkas pengangkut, ciri ini belum dijumpai pada lumut. Perawakannya beranekaragam, ada yang berdaun-daun kecil dengan struktur yang sangat sederhana dan ada yang berdaun mencapai 2 meter dengan struktur yang rumit.



2.2.  Spermatophyta

Spermatophyta atau tumbuhan berbiji merupakan tumbuhan yang paling maju. Ciri utamanya yaitu mampu menghasilkan biji sebagai alat reproduksi generatif. Ciri inilah yang tidak ada pada lumut maupun tumbuhan paku.

Spermatophyta

Kelengkapan organ Spermatophyta sekilas setingkat dengan Pteridophyta karena keduanya telah mempunyai akar, batang, dan daun yang sebenarnya. Spermatophyta bisa disebut Anthophyta, yang artinya tumbuhan berbunga.

Dalam klasifikasi divisio Spermatophyta dikelompokkan menjadi dus subdivisio, yakni subdivisio Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) dan Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).



Referensi artikel :
BIOLOGI 1 Untuk Kelas X SMA dan MA
Oleh: Subardi, Nuryani, Shidiq Pramono

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengelompokan atau Klasifikasi Tumbuhan

0 komentar:

Poskan Komentar