Materi Kuliah, Pengetahuan Umum

Close
Rabu, 13 Mei 2015

Sifat-Sifat dan Perbedaan Nabi dan Rasul

Nabi dan Rasul adalah manusia ciptaan Allah. SWT. yang diberikan kelebihan dan juga lebih baik dibandingkan dengan manusia lainnya. Nabi di turunkan ke bumi sebagai utusan Allah untuk menyampaikan perintah kepada seluruh umat manusia. Nabi atau Rasul tetap menjadi teladan bagi umat manusia hingga sekarang meskipun ajarannya berlangsung pada ratusan atau ribuan tahun yang silam.

Sifat Wajib dan Mustahil Nabi atau Rasul:

  • Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).
  • Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).
  • Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).
  • Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).

Sifat-Sifat dan Perbedaan Nabi dan Rasul

Perbedaan Antara Nabi dan Rasul

1. Para ulama mengatakan bahwa Nabi adalah seorang yang diberi wahyu oleh Allah dengan suatu syariat namun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya kepada umat, akan tetapi mengamalkannya sendiri tanpa ada keharusan untuk menyampaikannya, sedangkan Rasul adalah seorang yang mendapat wahyu Dari Allah dengan suatu syari’at dan ia diperintahkan untuk menyampaikan dan mengamalkannya kepada umat manusia.

2. Setiap Rasul pasti Nabi, namun tidak setiap Nabi itu Rasul. Jadi jumlah Nabi jauh lebih banyak dibandingkan Rasul.

Sebagian Rasul-rasul itu dikisahkan oleh Allah. SWT. dalam Al-Quran dan sebagian yang lain tidak dikisahkan, seperti firman Allah. SWT. berikut ini :

“Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. Tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mu’jizat melainkan dengan seizin Allah.” (Qs. Al-Ghafir: 787)

Bertolak dari ayat ini, maka dapat disimpulkan bahwa setiap Nabi yang disebutkan di dalam Al-Quran adalah juga sebagai Rasul. (Syaikh Utsaimin)

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sifat-Sifat dan Perbedaan Nabi dan Rasul

0 komentar:

Poskan Komentar